Minggu, 30 Desember 2012

Review Uas Ekologi Perairan




Resume kuliah Ekologi Perairan – Mangrove-

Pengertian: 

-          Hutan yg terdapat di rawa payau.
-          Komunitas pantai tropis yg didominasi o/ bbrp spesies pohon atau semak khas yg mempunyai kemampuan untuk tumbuh di perairan asin

Karakteristik :

Berdasarkan factor penyebab
-          Tipe tanah : keras, lembek, pasir, liat
-          Salinitas
-          Ketahanan terhadap arus dan ombak
-          Kondisi pertumbuhan semai

Berdasarkan korelasi antara jenis dengan tinggi pasang dan lama penggenangan.
-          Kelas 1 di genangi setiap air pasang
-          Kelas 2 di genangi air pasang agak besar
-          Kelas 3 rata’’
-          Kelas 4perbani
-          Kelas 5kadang kadang


Habitat
-          Intertidal berlumpur, berpasir
-          Tergenang air laut secara berkala
-          Ada air tawar yang cukup
-          Terlindung dr gelombang besar & arus yg kuat.
-          Salinitas 2 - 22 o/oo hingga 38 o/oo.
-          Gerakan air minimal, maka partikel endapan halus cenderung mengendap, terbentuk lumpur dan banyak bakteri, menyebabkan kondisi anaerobik
-          Tanah dengan oksigen rendah, kadar garam dan kandungan organic tinggi.


Genus , ada 12
   1. Aegiatilis  2. Aegiceras 3. Avicennia 4. Bruguiera  5.Ceriops 6.Conocarpus 7. Laguncularia  8.Lutmnitzera 9. Rhizophora  10. Snaeda 11. Sonneratia 12.Xylocarpus



Zonasi

Zonasi tidak bersifat universal
•          Sonneratia menghadap laut, selalu basah
•          Avicennia substrat agak berpasir, benih tdk tumbuh di lumpur tebal / tempat teduh
•          Rhizophora di zona intertidal, substrat lumpur, juga dijumpai Bruguiera dan Xylocarpus
•          Bruguiera, pasang tertinggi, endapan liat
•          Ceriops semak-semak kecil, jika ada bergabung dengan Bruguiera.
•          Nypa fruticans zona transisi mangrove dg hutan dataran rendah


Adaptasi
1.       Adaptasi thd kekuatan pasang surut dan tanah yang kurang stabil
-          struktur akar ekstensif dengan jaringan horizontal yang lebar
-          Memperkokoh , Menahan sedimen, Mengambil nutrien
2.       Adaptasi thd kadar oksigen rendah dari substrat berlumpur
-          akar tongkat dilengkapi lentisel  (Rhizopoda)
3.       Adaptasi thd kandungan kadar garam yang tinggi maka DAUNnya
-          tebal dan kuat, mengandung banyak air, untuk mengatur keseimbangan garam
-          memiliki struktur stomata khusus  untuk  mengurai penguapan
-          mempunyai sel khusus untuk menyimpan garam, untuk menjaga keseimbangan osmosis antara jaringan dengan  lingkungan


Daur hidup
Contoh Rhizophora sp dan Bruguiera sp.
•          benih ketika masih di tumbuhan induk berkecambah
•          semaian memanjang & berat berubah
•          lepas, jatuh & mengapung di air
•          terbawa aliran air ke pantai yg dangkal
•          ujung akar menancap & scr bertahap tumbuh menjadi pohon


Fauna terestrial menempati bagian atas pohon mangrove
-          insekta, ular, primata & burung
•          Fauna akuatik
•          di kolom air , ikan dan udang
•          di substrat keras (akar dan batang pohon) maupun lunak (lumpur), kepiting, kerang & avertebrata lain


Konsumen
•          mangrove sebagai spawning dan feeding ground
•          makanannya adalah detritus, bangkai, moluska dan kepiting lain
•          ekonomis penting
Contoh : kepiting bakau (Scylla serrata) Kepiting lumpur grapsid (Sesarma) Kepiting biola (Uca sp), Anadara sp. , Mytilus viridis L, teririp , ikan belodok


Rantai makanan :
•           komponen dasar dari rantai makanan adalah serasah (daun, ranting, buah, batang, dsb.),
•          sebagian serasah didekomposisi oleh bakteri dan fungi menjadi nutrien terlarut, dpt dimanfaatkan oleh fitoplankton, algae atau mangrove
•          sebagian partikel serasah (detritus) dimanfaatkan oleh ikan, udang dan kepiting


Fungsi
Fisik
•          1. manjaga garis pantai & tebing sungai agar tetap stabil
•          2. memepercepat perluasan lahan
•          3. mengolah bahan limbah
Biologi
•          1. tempat bersarang burung, kera dan satwa lain
•          2. habitat alami berbagai jenis biota 
•          3. spawning, nursery, feeding dan sheltering ground
Ekonomi
•          1. tambak ikan dan udang – 2. rekreasi 3. tempat pembuatan garam - 4. balok-balok kayu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar